1. Beranda
  2. SEO
  3. Panduan Google Search Console untuk Pemula: Verifikasi, Sitemap, dan Laporan Penting
SEO

Panduan Google Search Console untuk Pemula: Verifikasi, Sitemap, dan Laporan Penting

Panduan Google Search Console untuk pemula: tambah properti, verifikasi DNS, kirim sitemap, inspeksi URL, serta baca laporan Performa dan Pengindeksan.

Daftar isi
  1. Menambahkan properti: Domain atau URL prefix
  2. Verifikasi lewat catatan DNS TXT
  3. Mengirim sitemap
  4. URL Inspection dan permintaan pengindeksan
  5. Laporan Performance: klik, tayangan, CTR, dan posisi
  6. Laporan Pages: status pengindeksan
  7. Core Web Vitals
  8. Security issues dan Manual actions
  9. Kebiasaan yang perlu dijaga
  10. Sumber dan referensi

Google Search Console adalah alat gratis dari Google untuk melihat bagaimana website Anda tampil di hasil pencarian: halaman mana yang sudah terindeks, kata kunci apa yang mendatangkan klik, dan masalah apa yang perlu diperbaiki. Tanpa alat ini, Anda hanya bisa menebak apakah Google sudah menemukan halaman baru atau mendeteksi masalah keamanan. Panduan ini memandu Anda dari pendaftaran sampai membaca laporan yang paling penting.

Nama menu di panduan ini memakai istilah antarmuka bahasa Inggris, dengan padanan bahasa Indonesia di beberapa tempat. Jika akun Google Anda memakai bahasa Indonesia, label yang tampil bisa sedikit berbeda.

Menambahkan properti: Domain atau URL prefix

Buka Google Search Console, masuk dengan akun Google, lalu klik Add property. Anda akan diminta memilih satu dari dua jenis properti.

Aspek Properti Domain Properti URL prefix (awalan URL)
Cakupan Semua subdomain dan protokol (http, https, dengan atau tanpa www) Hanya alamat persis yang dimasukkan, termasuk protokolnya
Contoh bisnisanda.com https://www.bisnisanda.com/
Metode verifikasi Hanya catatan DNS File HTML, tag meta, Google Analytics, Google Tag Manager, atau DNS
Cocok untuk Gambaran lengkap seluruh domain Memantau satu bagian situs atau jika tidak punya akses DNS

Jika Anda punya akses ke pengaturan DNS, pilih properti Domain karena datanya paling lengkap. Anda tetap bisa menambahkan properti URL prefix nanti untuk memantau bagian tertentu, misalnya subdomain blog.

Verifikasi lewat catatan DNS TXT

  1. Setelah memilih properti Domain, Search Console menampilkan catatan TXT yang diawali google-site-verification=. Salin seluruh nilainya.
  2. Masuk ke tempat DNS domain Anda dikelola, misalnya panel registrar, Zone Editor di cPanel, atau layanan DNS pihak ketiga. Jika ragu, cek nameserver domain terlebih dulu; penjelasan tentang nameserver dan jenis catatan DNS ada di panduan domain untuk pemula.
  3. Tambahkan catatan baru bertipe TXT, dengan nama atau host @ (atau dikosongkan, tergantung panel), lalu tempel nilai yang tadi disalin.
  4. Simpan, tunggu beberapa menit, lalu klik Verify di Search Console. Perubahan DNS kadang butuh waktu lebih lama untuk menyebar. Jika verifikasi gagal, coba lagi beberapa jam kemudian.
  5. Biarkan catatan TXT tersebut tetap ada. Jika dihapus, status verifikasi bisa hilang.

Mengirim sitemap

Sitemap adalah daftar URL yang ingin Anda tunjukkan kepada Google. Sejak versi 5.5, WordPress membuat sitemap otomatis di /wp-sitemap.xml. Jika Anda memakai plugin SEO, plugin tersebut biasanya menggantinya dengan sitemap sendiri, misalnya /sitemap_index.xml. Buka alamat tersebut di browser untuk memastikan sitemap bisa diakses.

  1. Di Search Console, buka menu Sitemaps.
  2. Masukkan alamat sitemap, misalnya wp-sitemap.xml, lalu klik Submit.
  3. Tunggu sampai statusnya berhasil, lalu cek jumlah URL yang ditemukan.

Cukup kirim satu sitemap utama, karena sitemap indeks sudah mencakup sitemap turunannya. Mengirim sitemap tidak menjamin semua URL diindeks, tetapi membantu Google menemukan halaman Anda.

URL Inspection dan permintaan pengindeksan

Fitur URL Inspection (Pemeriksaan URL) menunjukkan status satu halaman di indeks Google. Tempel URL lengkap di kolom pencarian bagian atas, dan Anda akan melihat apakah URL sudah ada di Google, kapan terakhir di-crawl, dan URL kanonis yang dipilih Google.

Klik Test live URL untuk memeriksa versi halaman saat ini, termasuk HTML yang dilihat Googlebot. Untuk halaman baru atau yang baru diperbarui, klik Request indexing. Kuota permintaan ini terbatas per hari, dan mengirim permintaan berulang kali untuk URL yang sama tidak mempercepat proses. Gunakan untuk halaman penting saja; halaman lain cukup ditemukan lewat sitemap dan link internal.

Laporan Performance: klik, tayangan, CTR, dan posisi

Laporan Performance (Performa) menampilkan data pencarian hingga 16 bulan ke belakang. Empat metrik utamanya:

Metrik Arti
Total clicks (klik) Berapa kali orang mengklik hasil pencarian yang mengarah ke website Anda
Total impressions (tayangan) Berapa kali URL Anda muncul di hasil pencarian yang dilihat pengguna
Average CTR Persentase tayangan yang berujung klik
Average position (posisi rata-rata) Rata-rata posisi teratas website Anda di hasil pencarian

Gunakan tab Queries untuk melihat kata kunci yang memunculkan website Anda dan tab Pages untuk melihat halaman yang paling sering tampil. Filter negara, perangkat, dan rentang tanggal membantu analisis yang lebih tajam. Halaman dengan tayangan tinggi tetapi CTR rendah biasanya layak diperbaiki judul dan deskripsinya; tips menulisnya ada di artikel dasar SEO on-page untuk website bisnis. Data hari-hari terakhir biasanya belum lengkap, jadi jangan menilai dampak sebuah perubahan hanya dari data satu atau dua hari.

Laporan Pages: status pengindeksan

Laporan Pages di bagian Indexing membagi URL menjadi terindeks dan tidak terindeks, lengkap dengan alasannya. Tidak semua alasan berarti masalah. Beberapa yang sering muncul:

  • Excluded by 'noindex' tag: wajar untuk halaman yang memang tidak ingin diindeks, tetapi periksa jika halaman penting ikut masuk daftar ini.
  • Page with redirect dan Alternate page with proper canonical tag: umumnya normal.
  • Not found (404): perlu ditindaklanjuti jika halaman tersebut masih ditautkan dari tempat lain atau dulunya penting.
  • Crawled - currently not indexed dan Discovered - currently not indexed: Google sudah mengetahui halaman itu tetapi belum memasukkannya ke indeks. Perbaiki kualitas dan keunikan konten, serta tambahkan link internal ke halaman tersebut.
  • Duplicate without user-selected canonical: Google menganggap halaman ini duplikat dari halaman lain. Tentukan URL kanonis yang Anda inginkan.

Klik setiap alasan untuk melihat contoh URL. Setelah memperbaiki masalah, klik Validate fix agar Google memeriksa ulang URL yang terdampak.

Core Web Vitals

Laporan Core Web Vitals memakai data dari pengguna Chrome sungguhan untuk menilai pengalaman halaman di perangkat seluler dan desktop. Tiga metriknya:

  • LCP (Largest Contentful Paint): seberapa cepat konten utama tampil. Dianggap baik jika 2,5 detik atau kurang.
  • INP (Interaction to Next Paint): seberapa cepat halaman merespons klik atau ketukan. Dianggap baik jika 200 milidetik atau kurang.
  • CLS (Cumulative Layout Shift): seberapa stabil tata letak saat dimuat. Dianggap baik jika 0,1 atau kurang.

URL dikelompokkan menjadi Good, Needs improvement, dan Poor. Website dengan lalu lintas kecil sering belum punya cukup data sehingga laporan ini kosong. Dalam kondisi itu, ukur halaman langsung dengan PageSpeed Insights, yang juga menampilkan data lab hasil simulasi.

Security issues dan Manual actions

Bagian Security & Manual Actions berisi dua laporan yang idealnya selalu kosong. Security issues muncul jika Google mendeteksi website Anda diretas, menyebarkan malware atau perangkat lunak yang tidak diinginkan, atau berisi rekayasa sosial seperti halaman phishing. Manual actions muncul jika peninjau Google menemukan pelanggaran kebijakan spam. Google juga mengirim email ke pemilik properti saat ada temuan baru. Jika website Anda disusupi konten spam, ikuti langkah di artikel membersihkan website dari spam judi online, lalu ajukan peninjauan dari laporan tersebut.

Kebiasaan yang perlu dijaga

  • Tambahkan anggota tim lewat Settings > Users and permissions dengan izin terbatas, alih-alih berbagi akun Google Anda.
  • Periksa daftar pemilik secara berkala dan hapus yang tidak dikenal.
  • Buka laporan Performance dan Pages minimal sebulan sekali.
  • Pastikan email notifikasi dari Search Console tidak tersaring ke folder spam.

Setelah verifikasi dan sitemap beres, sebagian besar laporan butuh beberapa hari untuk mulai terisi. Gunakan waktu itu untuk memeriksa halaman-halaman terpenting lewat URL Inspection, lalu jadikan Search Console bagian dari pemeriksaan rutin bulanan website Anda.

Sumber dan referensi